You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
300 Personil Gabungan Disiagakan Menjaga Obyek Vital
photo Suparni - Beritajakarta.id

300 Personel Gabungan Siaga di Dipo Pertamina Plumpang

Pengamanan objek vital Dipo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara ditingkatkan. Sebanyak 300 personel gabungan kepolisian dan TNI disiagakan melakukan penjagaan selama aksi demonstrasi 4 November berlangsung.

Ada 300 personel gabungan, untuk antisipasi unjuk rasa hari ini

"Ada 300 personel gabungan, untuk antisipasi unjuk rasa hari ini," ujar Kompol Supriyanto, Kapolsek Koja Jakarta Utara, Jumat (4/11).

Selain bentuk pengamanan objek vital, penempatan petugas juga terkait dijadikannya kawasan halte Plumpang yang terletak tidak jauh dipo sebagai titik kumpul pendemo. Karena itu, pengamanan dikonsetrasikan ke sejumlah titik, seperti pintu tiga dan pintu satu Pertamina Plumpang serta di Halte Plumpang.

Sejumlah Rute Transjakarta Mulai Dialihkan

Sementara itu, pantauan Beritajakarta.com, Dipo Pertamina Cilincing di Jalan Jampea Raya, berlangsung normal. Tidak ada pengamanan menonjol selain petugas pengamanan internal dipo.

Demikian juga dengan kawasan sentra bisnis Kelapa Gading, tetap beroperasi seperti biasa. Pengamanan pusat pertokoan di kawasan itu, seperti Mall of Indonesia dan Mall Artha Gading tidak tampak menonjol.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3592 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati